7 Alasan Mengapa Anda Harus Melek Emas

Why Gold? 7 Alasan Mengapa Anda Harus Melek Emas

Alhamdulillah, tiada daya dan upaya selain kekuatan dari Allah. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Pertama-tama saya ingin sampaikan bahwa ini adalah postingan awal saya di blog/ website yang baru saya buat sekitar akhir Maret 2020. Mohon maaf jika tampilannya masih kurang maksimal.

Baiklah, judul postingan kita kali ini adalah 7 Alasan Mengapa Anda Harus Melek Emas. Materi ini saya ambil dari e-book saya yang bertajuk Why Gold? 7 Alasan Mengapa Anda Harus Melek Emas. Rencananya, materi-materi dalam buku elektronik ini akan saya uraikan menjadi artikel di laman blog ini.

E-book ini dibuat untuk menyampaikan berbagai alasan mengapa emas itu begitu istimewa, dan karena itu pula, sudah selayaknya kita semua mengetahui berbagai keistimewaan itu.

Setelah mengumpulkan berbagai data dan sudut pandang yang berbeda, akhirnya Penulis berkesimpulan setidaknya ada 7 (tujuh) alasan utama mengapa kita semua harus melek dengan emas.

Menurut James G. Rickards, penulis buku The Road to Ruin, sistem pendidikan yang dipakai saat ini telah sengaja memalingkan kita dari emas sejak diberhentikannya standar emas terhadap penciptaan mata uang fiat pada tanggal 15 Agustus 1971 oleh Richard Nixon, presiden Amerika Serikat kala itu. Sejak saat itu pula, sudah lebih dari dua generasi sekolah tidak lagi memahami emas, bahkan mengaitkan emas dengan uang adalah sesuatu yang terdengar konyol.

Ketujuh alasan mengapa Anda, saya, dan kita semua harus melek emas itu dapat Anda baca secara gamblang dalam e-book ini, yang sengaja Penulis sajikan secara ringkas dan sepadat mungkin.

E-book ini sengaja didesain sebagai sejenis pengantar bagi Anda yang tertarik mempelajari lebih lanjut tentang emas (dan tentunya perak, sebagai pasangannya). Ibarat makanan, e-book ini hanyalah snack sebelum Anda mencicipi “makanan berat” lainnya.

Harapan Penulis, setelah membaca e-book ini Anda bisa mengeksplorasi sendiri ilmu dan pengetahuan terkait keutamaan logam mulia ini.

Harus diakui, tidak banyak buku atau sumber materi lainnya di luaran sana yang berani secara blak-blakan membahas emas secara apa adanya. Jika Anda perhatikan, sumber-sumber tersebut lebih menitik-beratkan pembahasan mereka kepada emas sebagai investasi semata. Hal ini sangat disayangkan. Mengapa? Sebab dalam sejarahnya—di mana emas telah dikenal manusia sejak 5.000 tahun lalu sebagai alat tukar—logam mulia ini (bersama perak) memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun dan membersamai hampir semua peradaban besar yang pernah ada.

Mereka, nenek moyang kita, tidak mengenal emas dan perak sebagai benda yang mesti disimpan rapat-rapat (pakai safe deposit box segala) atau dibeli saat “harga” rendah dan dijual saat “harga” tinggi—layaknya pemahaman orang-orang masa kini. Ah, pokoknya silakan baca sendiri ya. Nanti Anda akan tahu maksud saya. ^_^

Seperti dalam tulisan-tulisan saya di grup Facebook MELEK DINAR DIRHAM INDONESIA, saya lebih menekankan emas dalam bentuk koin Dinar (dan juga perak dalam bentuk koin Dirham) daripada berbagai bentuk lainnya. Meskipun demikian, Dinar emas (dan juga Dirham perak) bukanlah tujuan yang sebenarnya. Tujuan kita adalah menegakkan keadilan dalam muamalah, di mana Dinar emas dan Dirham perak adalah salah satu pilar muamalah itu sendiri sebagai mata uang yang halal lagi adil, bebas inflasi, bebas riba, memiliki nilai intrinsik yang sepadan, dan sesuai sunnah Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.

Terakhir, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Diah Selviani, istriku yang selalu mendampingiku baik secara fisik, mental, maupun secara ruhani, memberikan semangat, perhatian dan cinta, khususnya selama penulisan e-book ini.

Terima kasih yang sebesar-besarnya juga saya haturkan kepada para guruku: Amir Zaim Saidi, Dr. Nurman Kholis, Sidi Aming, Sidi Muhammad Nopi Harto, Bang Irawan Santoso, Mas Arif Rahman Hakim, dan lain-lain; juga Mike Maloney atas buku dan video edukasinya Hidden Secrets of Money; dan Robert Kiyosaki atas semua seri Rich Dad yang pernah saya baca, serta semua pihak yang telah memberikan inspirasi hingga selesainya e-book ini.

Saya juga ingin mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada teman-teman dan seluruh anggota MELEK DINAR DIRHAM INDONESIA (grup Facebook). Saya banyak belajar dari masukan antum semua.

Semoga e-book ini bermanfaat, dan bila memang dirasa demikian, jangan sungkan untuk menyebarluaskannya (secara GRATIS) dengan atau pun tanpa izin dari saya.

Terakhir, edisi revisi e-book ini sengaja saya persembahkan sebagai ungkapan syukur saya atas terbitnya (secara fisik) buku saya yang berjudul Kertas atau Emas? Rahasia Tentang Uang Sejati yang Tidak Pernah Diajarkan di Bangku Sekolah Formal yang sudah bisa Anda dapatkan. Klik link ini untuk info pemesanan.

Selamat membaca. Semoga Anda melek. ^_^

Catatan:
Untuk versi blog, artikel ini akan dilanjutkan di postingan berikutnya.

Salam muamalah!
Rengky Yasepta

1 comment

Leave a comment

Your email address will not be published.